Sunan an-Nasai Hadits 5144 - Larangan Bersolek dan Menata Rambut Berlebihan
Peringatan Agar Tidak Terlalu Berlebihan dalam Menata Rambut
Sunan an-Nasai : 5144
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5144
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَالُ لَهُ عُبَيْدٌ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْهَى عَنْ كَثِيرٍ مِنْ الْإِرْفَاهِ سُئِلَ ابْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ الْإِرْفَاهِ قَالَ مِنْهُ التَّرَجُّلُ
Abdullah bin Buraidah Diriwayatkan dari:
Seorang laki-laki dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang bernama [Ubaid] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang untuk bermewah-mewah." [Ibnu Buraidah] lalu ditanya tentang (maksud) bermewah-mewah?" maka ia menjawab, "Di antaranya adalah At Tarajjul (selalu membuat rambut rapi, bersih dan membenahinya)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terlalu sering bersolek dan terus-menerus memperbaiki posisi rambut tiada henti adalah hal yang kurang disukai Nabi.
- Agama Islam secara umum melarang penganutnya hidup bermewah-mewah atau sibuk berlebihan menata penampilan luar.
- Waktu yang dipunyai sebaiknya dialokasikan pada hal positif dibanding sekadar terus mengurusi keindahan tubuh fisik.
