Sunan an-Nasai Hadits 5214 - Tujuh Larangan Berpakaian dan Berhias
Larangan Nabi Seputar Cincin Emas, Bejana Perak, dan Sutera
Sunan an-Nasai : 5214
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5214
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ نَهَانَا عَنْ خَوَاتِيمِ الذَّهَبِ وَعَنْ آنِيَةِ الْفِضَّةِ وَعَنْ الْمَيَاثِرِ وَالْقَسِّيَّةِ وَالْإِسْتَبْرَقِ وَالدِّيبَاجِ وَالْحَرِيرِ
Al Bara' bin 'Azib Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami dengan tujuh perkara dan melarang dari tujuh perkara: beliau melarang kami memakai cincin emas, gelas perak, alas pelana dari sutera, memakai kain yang bersulam sutera, kain yang bercampur dengan sutera, dibaj (sejenis sutera) dan kain sutera.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kaum laki-laki dilarang memakai cincin emas sebagai perhiasan.
- Umat Islam tidak boleh memakai gelas atau alat makan dari perak.
- Berbagai variasi kain sutera, baik sutera murni maupun campuran besar, dilarang untuk laki-laki.
- Islam melarang perilaku pamer kemewahan demi menjaga akhlak dan kesederhanaan.
