Sunan an-Nasai Hadits 5274 - Larangan Memakai Sandal Sebelah
Adab Islam: Jangan Berjalan dengan Satu Sandal
Sunan an-Nasai : 5274
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5274
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا انْقَطَعَ شِسْعُ نَعْلِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَمْشِ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ حَتَّى يُصْلِحَهَا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jika tali sandal salah seorang dari kalian putus, maka janganlah berjalan dengan satu sandal hingga ia memperbaikinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang muslim dilarang berjalan hanya dengan memakai satu sandal atau alas kaki di satu sisi saja.
- Apabila salah satu sandal putus, hendaklah dilepas keduanya hingga selesai diperbaiki.
- Agama Islam sangat memperhatikan adab berpenampilan agar umatnya terlihat rapi dan seimbang.
