Sunan an-Nasai Hadits 532 - Pahala Menunggu Shalat Isya
Pahalanya Orang yang Sabar Menunggu Waktu Shalat
Sunan an-Nasai : 532
Sunan an-NasaiNomor Hadis 532
أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ حِمْيَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَبْلَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَأَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَعْتَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً بِالْعَتَمَةِ فَنَادَاهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ نَامَ النِّسَاءُ وَالصِّبْيَانُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ مَا يَنْتَظِرُهَا غَيْرُكُمْ وَلَمْ يَكُنْ يُصَلِّي يَوْمَئِذٍ إِلَّا بِالْمَدِينَةِ ثُمَّ قَالَ صَلُّوهَا فِيمَا بَيْنَ أَنْ يَغِيبَ الشَّفَقُ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ وَاللَّفْظُ لِابْنِ حِمْيَرٍ
Amr bin Utsman Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Himyar] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Ablah] dari [Az Zuhri] dan Telah mengabarkan kepadaku [Amr bin Utsman] dia berkata: Telah menceritakan kepadaku [Bapakku] dari [Syu'aib] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] Radliyallahu'anha, dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada suatu malam mengakhirkan shalat Isya, lalu Umar Radliyallahu'anhu memanggil beliau: 'para wanita dan anak-anak telah tidur.' Lalu keluarlah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan bersabda: 'Tidak ada yang menunggunya selain kalian.'Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melakukan shalat yang demikian, kecuali di Madinah. Kemudian beliau bersabda: 'Kerjakanlah shalat Isya di antara lenyapnya mega merah sampai sepertiga malam.'"lafazh ini dari Ibnu Himyar.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Duduk tenang menunggu pelaksanaan shalat di masjid dihitung sebagai ibadah yang berpahala penuh.
- Rentang waktu utama untuk menunaikan Isya dimulai sejak hilangnya awan merah hingga sepertiga malam.
- Hanya umat Islam yang dikaruniai syariat ibadah mulia di pertengahan malam.
