Sunan an-Nasai Hadits 5392 - Doa Berlindung dari Lilitan Hutang

Hadits Memohon Perlindungan dari Hutang dan Penindasan Musuh

Sunan an-NasaiNomor Hadis 5392

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حُيَيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الْعَدُوِّ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Ahmad bin 'Amru bin As Sarh Diriwayatkan dari:

Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Amru bin As Sarh] ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Ibnu Wahb] ia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Huyay bin Abdullah] ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Abu 'Abdurrahman Al Hubuli] dari [Abdullah bin Amru bin Al 'Ash] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berdoa dengan kalimat-kalimat seperti ini: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN GHALABATID DAINI WA GHALABATID 'ADUWWI WA SYAMAATATIL A'DA (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang, penindasan musuh dan kebahagiaan musuh)."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Memiliki hutang dapat menjadi beban hidup yang berat, sehingga sangat disarankan untuk memohon pertolongan Allah agar terhindar darinya.
  • Menjadi korban penindasan adalah situasi yang menyulitkan, jadikanlah doa sebagai bentuk perisai batin harian.
  • Allah adalah sebaik-baik tempat berlindung saat kita menghadapi tekanan mental akibat musuh yang bergembira di atas kesusahan kita.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami