Sunan an-Nasai Hadits 5394 - Berlindung dari Sifat Malas dan Pikun
Berlindung dari Sifat Malas, Pikun, dan Pengecut dalam Islam
Sunan an-Nasai : 5394
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5394
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ هَارُونَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهَذِهِ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْجُبْنِ وَالْعَجْزِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
Utsman bin Abu Al 'Ash Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berdoa dengan doa-doa ini: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL JUBNI WAL 'AJZI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, pikun, sifat pengecut dan kelemahan. Serta dari fitnah kehidupan dan kematian)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sifat malas dan pengecut adalah penghalang utama bagi seseorang untuk melakukan kebaikan dan ibadah secara optimal.
- Masa tua yang melemahkan atau pikun perlu diantisipasi sejak dini dengan doa memohon kesehatan jasmani dan rohani.
- Ujian keimanan (fitnah) bisa datang kapan saja sepanjang hidup hingga menjelang kematian, karenanya kita butuh sandaran kuat kepada Allah.
