Sunan an-Nasai Hadits 5404 - Doa Penjagaan Harta dan Anak
Bacaan Doa Safar Rasulullah untuk Melindungi Keluarga dan Harta
Sunan an-Nasai : 5404
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5404
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَافَرَ قَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ وَالْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ وَدَعْوَةِ الْمَظْلُومِ وَسُوءِ الْمَنْظَرِ فِي الْأَهْلِ وَالْمَالِ وَالْوَلَدِ
Abdullah bin Sarjis Diriwayatkan dari:
Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hendak safar, beliau mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN WA'STAA`IS SAFAR WA KAABATIL MUNQALABI WAL HAURI BA'DAL KAURI WA DA'WATIL MALZHLUUMI WA SUU`IL MANZHARI FIL AHLI WAL MAALI WAL WALADI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan di perjalanan, kesedihan saat kembali, kekurangan setelah kecukupan, doa orang yang terzhalimi dan pemandangan yang buruk pada keluarga, harta dan anak)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Harta dan anak adalah titipan yang bisa luput dari penjagaan manusia, sehingga menitipkannya kepada Allah saat bepergian adalah langkah terbaik.
- Rasa khawatir meninggalkan rumah wajar terjadi, namun harus diatasi dengan merutinkan doa kepasrahan (tawakal).
- Menjauhi perilaku kasar pada orang lain di manapun berada demi menghindarkan diri dari keampuhan doa orang yang dizalimi.
