Sunan an-Nasai Hadits 5405 - Doa Ringkas Perjalanan
Perlindungan dari Hambatan Perjalanan dan Doa Orang yang Terzhalimi
Sunan an-Nasai : 5405
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5405
أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ حَمَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَافَرَ يَتَعَوَّذُ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ وَالْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ وَدَعْوَةِ الْمَظْلُومِ وَسُوءِ الْمَنْظَرِ
Abdullah bin Sarjis Diriwayatkan dari:
Jika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hendak melakukan safar, beliau berlindung dari hambatan di perjalanan, kesedihan saat kembali, kekurangan setelah kecukupan, doa orang yang terzhalimi dan pemandangan yang buruk.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Boleh mengamalkan versi doa yang sedikit lebih ringkas selama esensi perlindungan dari marabahaya safar tetap tersampaikan.
- Kestabilan iman dan rezeki sangat rawan berubah sewaktu-waktu, sehingga penting didoakan agar tidak berkurang di kemudian hari.
- Peringatan keras untuk selalu bersikap adil dengan tidak mendzalimi siapa pun saat berada jauh dari lingkungan yang kita kenal.
