Sunan an-Nasai Hadits 5544 - Arahan untuk Utusan Abdu Qais
Larangan Penggunaan Bejana Tertentu bagi Utusan Kabilah Abdu Qais
Sunan an-Nasai : 5544
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5544
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ الْفَضْلِ قَالَ حَدَّثَنَا ثُمَامَةُ بْنُ حَزْنٍ الْقُشَيْرِيُّ قَالَ لَقِيتُ عَائِشَةَ فَسَأَلْتُهَا عَنْ النَّبِيذِ فَقَالَتْ قَدِمَ وَفْدُ عَبْدِ الْقَيْسِ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلُوهُ فِيمَا يَنْبِذُونَ فَنَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَنْبِذُوا فِي الدُّبَّاءِ وَالنَّقِيرِ وَالْمُقَيَّرِ وَالْحَنْتَمِ
Tsumamah bin Hazn Al Qurasyi Diriwayatkan dari:
Aku pernah bertemu ['Aisyah] lalu aku tanyakan kepadanya tentang perasan nabidz (arak). Ia lantas berkata: "Utusan Abdu Qais pernah datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka bertanya beliau tentang perasan nabidz yang mereka buat, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang mereka untuk membuatnya dalam Ad Duba, An Naqir, Al Muqayyar dan Al Hantam."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi melarang kabilah utusan Abdu Qais dari kebiasaan membuat nabidz di wadah Ad Duba, Naqir, Muqayyar, dan Hantam.
- Pentingnya mencari bimbingan dan pertanyaan hukum secara langsung dari orang yang berilmu terkait tata cara mengelola makanan sehari-hari.
- Perhatian Islam yang besar terhadap lingkungan asal, daerah, maupun tradisi lama dari suatu masyarakat agar bersih dari setiap unsur penyimpangan agama.
