Sunan an-Nasai Hadits 5643 - Mencegah Hadirnya Khamer
Menghindari Kemubaziran dan Keraguan Menyimpan Minuman
Sunan an-Nasai : 5643
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5643
أَخْبَرَنَا وَاصِلُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ ابْنِ فُضَيْلٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي عُمَرَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُنْبَذُ لَهُ نَبِيذُ الزَّبِيبِ مِنْ اللَّيْلِ فَيَجْعَلُهُ فِي سِقَاءٍ فَيَشْرَبُهُ يَوْمَهُ ذَلِكَ وَالْغَدَ وَبَعْدَ الْغَدِ فَإِذَا كَانَ مِنْ آخِرِ الثَّالِثَةِ سَقَاهُ أَوْ شَرِبَهُ فَإِنْ أَصْبَحَ مِنْهُ شَيْءٌ أَهْرَاقَهُ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Pernah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dibuatkan perasan buah anggur dalam wadah air minum, lalu beliau meminumnya pada hari tersebut, keesokan harinya dan lusa. Pada sore hari di hari ketiga, beliau meminumnya. Dan jika di pagi hari masih ada sesuatu yang tersisa beliau menumpahkannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Botol berbahan kulit binatang dipercaya jauh lebih lambat memicu fermentasi dibanding guci tembikar.
- Tindakan menghabiskan tegukan sisa minuman yang akan segera kedaluwarsa merupakan bentuk hemat yang disukai.
- Membuang air minuman yang telah terlewat usianya diwajibkan untuk menahan hadirnya efek mabuk.
