Sunan an-Nasai Hadits 5644 - Kebiasaan Sehat Ibnu Umar
Resep Nabidz Manis seperti Madu ala Ibnu Umar
Sunan an-Nasai : 5644
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5644
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ كَانَ يُنْبَذُ لَهُ فِي سِقَاءٍ الزَّبِيبُ غُدْوَةً فَيَشْرَبُهُ مِنْ اللَّيْلِ وَيُنْبَذُ لَهُ عَشِيَّةً فَيَشْرَبُهُ غُدْوَةً وَكَانَ يَغْسِلُ الْأَسْقِيَةَ وَلَا يَجْعَلُ فِيهَا دُرْدِيًّا وَلَا شَيْئًا قَالَ نَافِعٌ فَكُنَّا نَشْرَبُهُ مِثْلَ الْعَسَلِ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid] ia berkata: telah memberitakan kepada kami [Abdullah] dari [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwasanyaIa pernah dibuatkan perasan anggur dalam wadah air minum di pagi hari dan meminumnya di sore hari, lalu dibuatkan pada sore hari dan meminumnya di pagi hari. Dan ia langsung membersihkan wadah air minumnya tanpa menyisakan ampas atau sesuatu pun di dalamnya.Nafi' berkata: "Kami meminumnya sebagaimana madu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mengonsumsi racikan nabidz dalam kurang dari dua belas jam membuat rasanya menjadi amat manis tanpa ragi.
- Diwajibkan merawat kebersihan wadah agar ampas usang tidak lekas merusak perasan air buah yang baru.
- Pola hidup higienis dari sahabat ini layak dijadikan panduan ketika kita berniat membuat hidangan sunnah.
