Sunan an-Nasai Hadits 582 - Aturan Jamak Shalat dalam Safar

Cara Praktis Nabi Menjamak Shalat Saat Bepergian

Sunan an-NasaiNomor Hadis 582

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا مُفَضَّلٌ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ أَنْ تَزِيغَ الشَّمْسُ أَخَّرَ الظُّهْرَ إِلَى وَقْتِ الْعَصْرِ ثُمَّ نَزَلَ فَجَمَعَ بَيْنَهُمَا فَإِنْ زَاغَتْ الشَّمْسُ قَبْلَ أَنْ يَرْتَحِلَ صَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ رَكِبَ

Anas bin Malik Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bila hendak melakukan perjalanan sebelum matahari condong ke barat beliau mengakhirkan Zhuhur sampai waktu shalat 'Ashar, kemudian singgah dan shalat dengan menjama' (menggabungkan) dua shalat tersebut. Jika matahari telah condong ke barat sebelum berangkat, Beliau shalat Zhuhur dulu, baru kemudian berangkat.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Boleh menunda pelaksanaan shalat Zhuhur ke waktu Ashar jika berangkat sebelum matahari bergeser.
  • Dianjurkan menyegerakan shalat Ashar ke waktu Zhuhur apabila waktu shalat telah tiba sebelum memulai perjalanan.
  • Menjamak shalat adalah salah satu bentuk keringanan beribadah dari Allah bagi orang yang sedang menempuh perjalanan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami