Sunan an-Nasai Hadits 646 - Kalimat Tauhid di Penghujung Azan
Laa Ilaaha Illallaah Sebagai Penutup Setiap Azan
Sunan an-Nasai : 646
Sunan an-NasaiNomor Hadis 646
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ يُونُسَ بْنِ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْأَسْوَدُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ أَبِي مَحْذُورَةَ أَنَّ آخِرَ الْأَذَانِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Abu Mahdzurah Diriwayatkan dari:
Sesungguhnya lafazh adzan yang terakhir adalah: LAA ILAAHA ILLALLAAH (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Bagian paling akhir dari kumandang azan adalah kalimat kesaksian Laa ilaaha illallaah.
- Azan diawali dengan takbir dan diakhiri dengan kalimat tauhid sebagai pondasi iman hamba.
- Menjadi bukti keseragaman dan keaslian ajaran para sahabat tentang tata cara azan.
