Sunan an-Nasai Hadits 715 - Dosa dan Kafarat Meludah di Masjid
Hukum dan Kafarat Meludah di Area Masjid
Sunan an-Nasai : 715
Sunan an-NasaiNomor Hadis 715
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبُصَاقُ فِي الْمَسْجِدِ خَطِيئَةٌ وَكَفَّارَتُهَا دَفْنُهَا
Qutaibah Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik], dia berkata: bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Meludah di dalam masjid merupakan suatu kesalahan, dan kafaratnya (tebusannya) adalah menimbunnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tindakan meludah secara sembarangan di area shalat dikategorikan sebagai perbuatan salah yang akan mendatangkan dosa.
- Jika ada kotoran seperti ludah di lantai bertanah, cara membersihkan dan menebus dosanya adalah dengan menimbun kotoran tersebut.
- Ajaran Islam menuntut seluruh pemeluknya untuk memiliki kesadaran tingkat tinggi dalam melindungi dan memelihara kebersihan lingkungan masjid.
