Sunan an-Nasai Hadits 765 - Suci Dari Najis
Hukum Shalat Menggunakan Selimut Istri yang Sedang Haid
Sunan an-Nasai : 765
Sunan an-NasaiNomor Hadis 765
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ صُبْحٍ قَالَ سَمِعْتُ خِلَاسَ بْنَ عَمْرٍو يَقُولُ سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ كُنْتُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبُو الْقَاسِمِ فِي الشِّعَارِ الْوَاحِدِ وَأَنَا حَائِضٌ طَامِثٌ فَإِنْ أَصَابَهُ مِنِّي شَيْءٌ غَسَلَ مَا أَصَابَهُ لَمْ يَعْدُهُ إِلَى غَيْرِهِ وَصَلَّى فِيهِ ثُمَّ يَعُودُ مَعِي فَإِنْ أَصَابَهُ مِنِّي شَيْءٌ فَعَلَ مِثْلَ ذَلِكَ لَمْ يَعْدُهُ إِلَى غَيْرِهِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku pernah tidur bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam (Abul Qasim) dalam satu selimut, sedangkan aku sedang haid. Jika beliau terkena sesuatu dariku, maka beliau membasuh tempat yang terkena tadi dan tidak melebihinya, kemudian beliau shalat dengan selimut tadi. Lalu beliau kembali lagi, dan jika beliau terkena sesuatu dariku maka beliau melakukan hal seperti sebelumnya dan tidak melebihinya, lalu shalat dengan selimut tersebut.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tubuh, keringat, dan fisik wanita yang sedang mengalami haid tetaplah suci.
- Jika pakaian terkena najis, kita hanya perlu mencuci bagian yang kotor terkena najis itu saja, tidak wajib mencuci seluruh kain.
- Diperbolehkan shalat memakai selimut bekas tidur bersama istri yang haid jika sudah dibersihkan dari najis.
