Sunan an-Nasai Hadits 852 - Ketenangan Melangkah Saat Mendatangi Masjid
Menjaga Ketenangan Langkah Saat Mendatangi Panggilan Berjamaah
Sunan an-Nasai : 852
Sunan an-NasaiNomor Hadis 852
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الزُّهْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتُمْ الصَّلَاةَ فَلَا تَأْتُوهَا وَأَنْتُمْ تَسْعَوْنَ وَأْتُوهَا تَمْشُونَ وَعَلَيْكُمْ السَّكِينَةُ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَاقْضُوا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Jika kalian mendatangi shalat, jangan dengan lari tergesa-gesa. Datangilah dengan berjalan dan tenang. Apa yang kalian dapati, shalatlah, dan yang ketinggalan maka sempurnakanlah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Langkah yang diayunkan menuju lokasi masjid diharuskan memancarkan keanggunan, ketenangan, serta menjauhi ketergesa-gesaan semata.
- Hati yang dibiarkan lelah karena lari terengah-engah pastinya akan kesulitan mencapai titik kekhusyukan saat merapat ke dalam barisan belakang.
- Jamaah makmum masbuk dituntut menyelesaikan ibadah dengan mengikut aba-aba imam, dan sesudahnya diharuskan bangkit melengkapi rakaat tunggakan.
