Sunan an-Nasai Hadits 853 - Siksaan Mencuri Kain Wol Titipan Umat
Balasan Siksa Kubur Akibat Menyelewengkan Harta Zakat Umat
Sunan an-Nasai : 853
Sunan an-NasaiNomor Hadis 853
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ سَوَّادِ بْنِ الْأَسْوَدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ مَنْبُوذٍ عَنْ الْفَضْلِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي رَافِعٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى الْعَصْرَ ذَهَبَ إِلَى بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ فَيَتَحَدَّثُ عِنْدَهُمْ حَتَّى يَنْحَدِرَ لِلْمَغْرِبِ قَالَ أَبُو رَافِعٍ فَبَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسْرِعُ إِلَى الْمَغْرِبِ مَرَرْنَا بِالْبَقِيعِ فَقَالَ أُفٍّ لَكَ أُفٍّ لَكَ قَالَ فَكَبُرَ ذَلِكَ فِي ذَرْعِي فَاسْتَأْخَرْتُ وَظَنَنْتُ أَنَّهُ يُرِيدُنِي فَقَالَ مَا لَكَ امْشِ فَقُلْتُ أَحْدَثْتَ حَدَثًا قَالَ مَا ذَاكَ قُلْتُ أَفَّفْتَ بِي قَالَ لَا وَلَكِنْ هَذَا فُلَانٌ بَعَثْتُهُ سَاعِيًا عَلَى بَنِي فُلَانٍ فَغَلَّ نَمِرَةً فَدُرِّعَ الْآنَ مِثْلُهَا مِنْ نَارٍ أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مَنْبُوذٌ رَجُلٌ مِنْ آلِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ الْفَضْلِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ نَحْوَهُ
Abu Rafi' Diriwayatkan dari:
Dahulu jika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah shalat 'Ashar maka beliau pergi ke Bani Abdul Asyhal, lalu bercakap-cakap hingga hampir Maghrib." Abu Rafi' berkata: Tatkala Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam terburu-buru mendatangi shalat Maghrib, kami melewati kuburan Baqi', maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celaka kamu, celaka kamu."Ucapan itu menjadikanku khawatir, maka aku menghentikan jalanku, karena aku mengira beliau tujukan ucapannya kepadaku. Lantas beliau bersabda: "Ada apa dengan kamu? Berjalanlah!" Aku berkata: "Anda baru saja berbicara sesuatu." Beliau berkata: "Apa itu?" Aku menjawab: "Anda mengatakan kepadaku celaka kamu celaka kamu." Beliau menimpalinya: "Tidak (ucapan itu bukan kumaksudkan untukmu), tetapi aku pernah mengutus penghuni kuburan ini kepada Bani Fulan untuk menarik zakat, namun ia berkhianat dengan mencuri kain wool, maka ia sekarang sedang dipakaikan pakaian sejenisnya dari api neraka."Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Abdullah] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin 'Amru] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Ibnu Juraij] ia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Manbudz] -seorang dari keluarga Abu Rafi'- dari [Al Fadll bin 'Ubaidillah bin Abu Rafi'] dari [Abu Rafi'] dengan hadits yang serupa.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kepercayaan untuk menyalurkan dan memungut urusan dana atau benda sumbangan tidak selayaknya diselewengkan dan dipotong kepemilikannya.
- Menyembunyikan bahkan harta berharga murah pun seperti sepotong mantel berpeluang menyeret hamba ke rentetan musibah di dalam lubang kematiannya.
- Menurut riwayat para ulama, teks semacam ini membuktikan mukjizat pandangan tajam Nabi saat meneropong kejadian mistik penghuni kubur.
