Sunan an-Nasai Hadits 884 - Tuntunan Diam Sejenak Saat Mengawali Shalat
Tuntunan Saktah atau Diam Sejenak Setelah Takbir Shalat
Sunan an-Nasai : 884
Sunan an-NasaiNomor Hadis 884
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتْ لَهُ سَكْتَةٌ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diam beberapa saat ketika mengawali shalat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah biasa diam sejenak (saktah) antara takbiratul ihram dan membaca surat Al Fatihah.
- Disunnahkan untuk tidak langsung menyambung takbir dengan bacaan surat, melainkan memberi jeda sebentar.
- Sikap tenang dan tidak terburu-buru di awal shalat membantu kita meraih ibadah yang lebih khusyuk.
