Sunan an-Nasai Hadits 947 - Tuntunan Bacaan Subuh Hari Jumat
Tuntunan Rasulullah Saat Subuh Hari Jumat
Sunan an-Nasai : 947
Sunan an-NasaiNomor Hadis 947
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ ح و أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا شَرِيكٌ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ الْمُخَوَّلِ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ تَنْزِيلُ السَّجْدَةَ وَهَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah membaca: {Tanziil...} (Qs. As Sajdah) dan {Hal Ataa 'Alal Insaan} (Qs. Al Insaan) ketika shalat Subuh pada hari Jum'at.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membaca Surah As-Sajdah dan Al-Insaan pada Subuh hari Jumat adalah sunnah yang dikuatkan oleh banyak periwayatan sahabat.
- Terdapat kebaikan yang besar dalam mengikuti persis tata cara ibadah yang sering diulang dan dijaga oleh Rasulullah.
- Menyimak bacaan panjang dan meresapi maknanya di pagi hari Jumat dapat melatih kesabaran dalam mendirikan shalat.
