Sunan an-Nasai Hadits 948 - Sujud Tilawah pada Surah Shaad
Sujud Syukur Umat Islam pada Surah Shaad
Sunan an-Nasai : 948
Sunan an-NasaiNomor Hadis 948
أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ الْمِقْسَمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ ذَرٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ فِي ص وَقَالَ سَجَدَهَا دَاوُدُ تَوْبَةً وَنَسْجُدُهَا شُكْرًا
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah sujud ketika membaca surat Shaad, lalu beliau bersabda: "Nabi Daud bersujud dalam surat Shaad untuk taubat, sedangkan kita sujud untuk bersyukur."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Disunnahkan melakukan sujud tilawah saat membaca atau mendengar ayat sajdah di dalam Surah Shaad.
- Sujud yang dilakukan di Surah Shaad bagi umat Islam bernilai ibadah sebagai wujud sujud syukur atas karunia Allah.
- Mempelajari dan mengambil hikmah dari kisah nabi-nabi terdahulu, seperti taubatnya Nabi Daud, dapat memperkaya makna ibadah kita.
