Sunan an-Nasai Hadits 994 - Menggabungkan Dua Surat dalam Satu Rakaat
Kebiasaan Nabi Menggabungkan Dua Surat dalam Satu Rakaat
Sunan an-Nasai : 994
Sunan an-NasaiNomor Hadis 994
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ إِنِّي لَأَعْرِفُ النَّظَائِرَ الَّتِي كَانَ يَقْرَأُ بِهِنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِشْرِينَ سُورَةً فِي عَشْرِ رَكَعَاتٍ ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِ عَلْقَمَةَ فَدَخَلَ ثُمَّ خَرَجَ إِلَيْنَا عَلْقَمَةُ فَسَأَلْنَاهُ فَأَخْبَرَنَا بِهِنَّ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Aku mengetahui surat-surat yang hampir sama panjangnya, yang biasa di baca oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, yakni dua puluh surat pada sepuluh rakaat (tiap satu rakaat dua surat - penerj). Kemudian ia menarik tangan Alqomah dan masuk. Lalu Alqomah keluar kepada kami, dan kami bertanya kepadanya tentang hal itu, maka ia memberitahukan semua hal tersebut kepada kami.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan membaca lebih dari satu surat dalam satu rakaat setelah selesai membaca surat Al-Fatihah.
- Rasulullah mencontohkan penggabungan surat-surat yang memiliki panjang ayat atau durasi yang sepadan.
- Semangat para sahabat dan tabi'in dalam mempelajari setiap detail tata cara shalat Nabi sangat patut ditiru.
