Sunan an-Nasai Hadits 995 - Larangan Membaca Tergesa-gesa
Larangan Membaca Al-Qur'an Terlalu Cepat Secara Tergesa-gesa
Sunan an-Nasai : 995
Sunan an-NasaiNomor Hadis 995
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ يَقُولُ قَالَ رَجُلٌ عِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ قَرَأْتُ الْمُفَصَّلَ فِي رَكْعَةٍ قَالَ هَذًّا كَهَذِّ الشِّعْرِ لَقَدْ عَرَفْتُ النَّظَائِرَ الَّتِي كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرُنُ بَيْنَهُنَّ فَذَكَرَ عِشْرِينَ سُورَةً مِنْ الْمُفَصَّلِ سُورَتَيْنِ سُورَتَيْنِ فِي رَكْعَةٍ
Abu Wa'il Diriwayatkan dari:
Seorang laki-laki berkata kepada Abdullah: 'Aku pernah membaca surah-surah Al Mufashshal dalam satu rakaat.' [Abdullah] berkata: 'Cepat sekali membacanya, seperti orang yang membaca syair. Aku mengetahui surah-surah yang panjangnya hampir sama, yang biasa dibaca oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan bersambung di antara surah-surah tersebut. la menyebutkan dua puluh surat dari surah-surah Al Mufashshal, dan tiap dua surat dibaca pada satu rakaat.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dilarang keras membaca Al-Qur'an secara tergesa-gesa di dalam shalat seperti layaknya orang membaca syair.
- Ketenangan (tartil) saat membaca ayat jauh lebih utama dibandingkan sekadar menyelesaikan bacaan yang banyak.
- Teguran halus sangat diperlukan jika melihat saudara kita keliru dalam menjalankan tata cara ibadah.
