Sunan Abu Daud Hadits 1542 - Mengganti Niat Ibadah Haji
Aturan Khusus Membatalkan Haji Menjadi Umrah Menurut Abu Dzar
Sunan Abu Daud : 1542
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1542
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ يَعْنِي ابْنَ السَّرِيِّ عَنْ ابْنِ أَبِي زَائِدَةَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ سُلَيْمِ بْنِ الْأَسْوَدِ أَنَّ أَبَا ذَرٍّ كَانَ يَقُولُ فِيمَنْ حَجَّ ثُمَّ فَسَخَهَا بِعُمْرَةٍ لَمْ يَكُنْ ذَلِكَ إِلَّا لِلرَّكْبِ الَّذِينَ كَانُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Abu Dzar Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada Kami [Hannad yaitu Ibnu As Sari] dari [Ibnu Abu Zaidah], telah mengabarkan kepada Kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Abdurrahman bin Al Aswad] dari [Sulaim bin Al Aswad] bahwa[Abu Dzar] berkata mengenai orang yang ingin haji lalu menggantinya dengan umrah: hal tersebut tidak berlaku kecuali hanya bagi orang yang berkendaraan ketika bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mengganti niat haji menjadi umrah di tengah ibadah pernah dilakukan pada masa Rasulullah.
- Ada beberapa hukum atau keringanan ibadah yang hanya dikhususkan bagi sahabat generasi awal.
- Umat Islam ditekankan untuk teguh pada niat ibadah ihram yang sudah diputuskan sejak dari miqat.
