Sunan Abu Daud Hadits 1604 - Alasan Thawaf Naik Unta
Tujuan Bijak Rasulullah Thawaf Naik Unta Saat Haji Wada'
Sunan Abu Daud : 1604
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1604
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ طَافَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ عَلَى رَاحِلَتِهِ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ لِيَرَاهُ النَّاسُ وَلِيُشْرِفَ وَلِيَسْأَلُوهُ فَإِنَّ النَّاسَ غَشُوهُ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan thowaf pada haji wada' di Ka'bah dan Shafa serta Marwah di atas kendaraannya agar orang-orang melihatnya, untuk membimbing dan agar orang-orang bertanya kepadanya. Karena sesungguhnya orang-orang telah mengelilingi beliau.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang pemimpin atau pengajar boleh memposisikan dirinya lebih tinggi atau menonjol agar ilmunya mudah tersampaikan kepada orang banyak.
- Kepedulian Rasulullah yang tinggi untuk memastikan umatnya tidak melakukan kesalahan saat beribadah haji.
- Thawaf dengan kendaraan pada awalnya digunakan sebagai cara untuk mengurai kerumunan jamaah.
