Sunan Abu Daud Hadits 2797 - Adab Menunggu Penggalian Kubur Menghadap Kiblat
Sunnah Duduk Menghadap Kiblat Saat Menunggu di Pemakaman
Sunan Abu Daud : 2797
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2797
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زَاذَانَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جَنَازَةِ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَانْتَهَيْنَا إِلَى الْقَبْرِ وَلَمْ يُلْحَدْ بَعْدُ فَجَلَسَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ وَجَلَسْنَا مَعَهُ
Al Bara' bin 'Azib Diriwayatkan dari:
Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengantarkan sebuah jenazah seseorang dari kalangan anshar. Kemudian kami sampai di kuburan, dan belum selesai penggalian lahad, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam duduk menghadap kiblat dan kami duduk bersama beliau.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jika kita tiba di pemakaman dan liang lahad belum selesai digali, disunnahkan untuk duduk menunggu.
- Saat duduk menunggu di area pemakaman, dianjurkan untuk memosisikan badan menghadap ke arah kiblat.
- Pemimpin atau tokoh masyarakat dianjurkan ikut mengantarkan jenazah tetangganya sampai ke pemakaman.
