Sunan Abu Daud Hadits 449 - Menunggu Fajar Jelang Adzan Subuh
Kepastian Terbitnya Fajar Sebelum Mengumandangkan Adzan Subuh
Sunan Abu Daud : 449
Sunan Abu DaudNomor Hadis 449
حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ بُرْقَانَ عَنْ شَدَّادٍ مَوْلَى عِيَاضِ بْنِ عَامِرٍ عَنْ بِلَالٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ لَا تُؤَذِّنْ حَتَّى يَسْتَبِينَ لَكَ الْفَجْرُ هَكَذَا وَمَدَّ يَدَيْهِ عَرْضًا قَالَ أَبُو دَاوُد شَدَّادٌ مَوْلَى عِيَاضٍ لَمْ يُدْرِكْ بِلَالًا
Bilal Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepadanya: "Janganlah kamu mengumandangkan adzan sehingga nampak jelas bagimu fajar seperti ini" seraya beliau membentangkan tangannya ke samping.Abu Daud berkata: Syaddad, mantan sahaya 'Iyadl tidak bertemu dengan Bilal.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keharusan untuk memastikan munculnya tanda fajar secara visual sebelum memulai adzan subuh.
- Seorang muadzin dituntut untuk bersikap ekstra hati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam memanggil orang untuk shalat.
- Adanya isyarat visual alam yang menjadi panduan jelas untuk mengetahui masuknya waktu fajar dalam Islam.
