Sunan Abu Daud Hadits 808 - Larangan Menyingkirkan Kerikil
Alasan Dilarang Memainkan Kerikil Saat Shalat
Sunan Abu Daud : 808
Sunan Abu DaudNomor Hadis 808
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ شَيْخٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا ذَرٍّ يَرْوِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَإِنَّ الرَّحْمَةَ تُوَاجِهُهُ فَلَا يَمْسَحْ الْحَصَى
Abu Dzar Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:"Apabila salah seseorang dari kalian sedang mengerjakan shalat, sesungguhnya rahmat berada di hadapannya, oleh karena itu janganlah ia menyingkirkan kerikil (yang ada di hadapannya)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Makmum atau orang yang shalat dilarang keras memainkan atau menyingkirkan kerikil di tempat sujudnya.
- Rahmat Allah sedang berhadapan langsung dengan orang yang sedang mendirikan shalat.
- Menghindari gerakan-gerakan kecil yang tidak penting sangat dianjurkan demi menjaga kekhusyukan hati.
