Sunan Abu Daud Hadits 810 - Larangan Bertolak Pinggang
Mengapa Dilarang Bertolak Pinggang Saat Sedang Shalat?
Sunan Abu Daud : 810
Sunan Abu DaudNomor Hadis 810
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ كَعْبٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الِاخْتِصَارِ فِي الصَّلَاةِ قَالَ أَبُو دَاوُد يَعْنِي يَضَعُ يَدَهُ عَلَى خَاصِرَتِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang bertolak pinggang dalam shalat.Abu Daud mengatakan: "Maksudnya meletakkan tangan di pinggangnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Posisi bertolak pinggang atau meletakkan tangan di pinggang sangat dilarang untuk dilakukan di dalam shalat.
- Shalat menuntut postur tubuh yang menunjukkan kerendahan hati dan ketundukan kepada Sang Pencipta.
- Setiap jamaah harus selalu memperhatikan letak tangannya agar sesuai dengan sunnah, yaitu dengan bersedekap.
