Shahih Bukhari Hadits 1133 - Shalat Berhadapan Orang Tidur
Tidur di Hadapan Orang yang Shalat: Kisah Aisyah dan Nabi
Shahih Bukhari : 1133
Shahih BukhariNomor Hadis 1133
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كُنْتُ أَمُدُّ رِجْلِي فِي قِبْلَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي فَإِذَا سَجَدَ غَمَزَنِي فَرَفَعْتُهَا فَإِذَا قَامَ مَدَدْتُهَا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku menjulurkan kakiku pada arah qiblat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika Beliau sedang shalat. Bila Beliau sujud maka aku tarik kakiku dan aku angkat. Dan bila Beliau berdiri, aku kembali menjulurkan kedua kakiku".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Melaksanakan ibadah shalat sambil menghadap ke arah orang yang sedang terlelap tidur hukumnya adalah sah dan diperbolehkan.
- Menyentuh pasangan (istri) di tengah shalat demi meluangkan tempat tidak membatalkan ibadah yang sedang berlangsung.
- Menggambarkan betapa bersahaja dan sempitnya ukuran bilik rumah keluarga Rasulullah yang penuh keberkahan.
- Boleh menggerakkan sedikit anggota tubuh orang lain atau melakukan isyarat agar gerakan shalat tidak terhalang.
