Shahih Bukhari Hadits 1348 - Pahala Sedekah Bagi Bendahara Muslim yang Jujur
Keutamaan Menjadi Bendahara Muslim yang Jujur dan Amanah
Shahih Bukhari : 1348
Shahih BukhariNomor Hadis 1348
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ بُرَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْخَازِنُ الْمُسْلِمُ الْأَمِينُ الَّذِي يُنْفِذُ وَرُبَّمَا قَالَ يُعْطِي مَا أُمِرَ بِهِ كَامِلًا مُوَفَّرًا طَيِّبًا بِهِ نَفْسُهُ فَيَدْفَعُهُ إِلَى الَّذِي أُمِرَ لَهُ بِهِ أَحَدُ الْمُتَصَدِّقَيْنِ
Abu Musa Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Seorang bendahara muslim yang amanah adalah orang yang melaksanakan tugasnya (dengan baik)". Dan seolah Beliau bersabda: "Dia melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya dengan sempurna dan jujur serta memiliki jiwa yang baik, dia mengeluarkannya (shadaqah) kepada orang yang berhak sebagaimana diperintahkan adalah termasuk salah satu dari Al Mutashaddiqin".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjaga amanah dalam mengelola keuangan umat bernilai ibadah yang sangat tinggi di sisi Allah.
- Bendahara atau pegawai yang jujur membagikan harta sesuai perintah akan mendapatkan pahala yang setara dengan orang yang bersedekah.
- Bekerja dengan hati yang ikhlas dan niat yang lurus akan mengangkat derajat sebuah profesi menjadi jalan menuju surga.
