Shahih Bukhari Hadits 1426 - Bekal Haji dan Arti Tawakal
Pentingnya Membawa Bekal Haji dan Makna Tawakal yang Benar
Shahih Bukhari : 1426
Shahih BukhariNomor Hadis 1426
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا شَبَابَةُ عَنْ وَرْقَاءَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ أَهْلُ الْيَمَنِ يَحُجُّونَ وَلَا يَتَزَوَّدُونَ وَيَقُولُونَ نَحْنُ الْمُتَوَكِّلُونَ فَإِذَا قَدِمُوا مَكَّةَ سَأَلُوا النَّاسَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى { وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى } رَوَاهُ ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عِكْرِمَةَ مُرْسَلًا
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Dahulu para penduduk Yaman berhaji namun mereka tidak membawa bekal dan mereka berkata: kami adalah orang-orang yang bertawakal. Ketika mereka tiba di Makkah, mereka meminta-minta kepada manusia.Maka Allah Ta'ala menurunkan ayat yang artinya {Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa}. (Al Baqarah: 197)Dan diriwayatkan pula oleh [Ibnu 'Uyainah] dari ['Amru] dari ['Ikrimah] secara mursal.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tawakal yang sesungguhnya harus diiringi dengan upaya nyata seperti menyiapkan bekal perjalanan.
- Sangat dilarang merepotkan orang lain dengan meminta-minta saat menjalankan ibadah.
- Takwa adalah sebaik-baik bentuk perbekalan rohani yang akan menjaga seseorang dari perbuatan buruk.
