Shahih Bukhari Hadits 1508 - Isyarat Ke Hajar Aswad
Memberi Isyarat Jarak Jauh ke Hajar Aswad Saat Tawaf Berkendaraan
Shahih Bukhari : 1508
Shahih BukhariNomor Hadis 1508
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ طَافَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَيْتِ عَلَى بَعِيرٍ كُلَّمَا أَتَى عَلَى الرُّكْنِ أَشَارَ إِلَيْهِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan thawaf di Ka'bah Baitullah diatas untanya dan setiap kali Beliau melewati Ar Rukun (Al Hajar Al Aswad) Beliau memberi isyarat kepadanya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Apabila kondisi tidak memungkinkan untuk mencium batu secara langsung, memberi isyarat dari jarak jauh hukumnya dibenarkan.
- Seseorang sah melaksanakan tawaf meski dalam kondisi duduk atau menunggangi sesuatu jika memang keadaan mengharuskan demikian.
- Islam adalah agama yang mengutamakan keselamatan jiwa, terbukti dari dilarangnya memaksakan diri jika berpotensi membahayakan.
