Shahih Bukhari Hadits 1509 - Thawaf Berkendaraan dan Istilam Hajar Aswad
Panduan Thawaf Berkendaraan dan Isyarat Takbir dari Jarak Jauh
Shahih Bukhari : 1509
Shahih BukhariNomor Hadis 1509
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ طَافَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَيْتِ عَلَى بَعِيرٍ كُلَّمَا أَتَى الرُّكْنَ أَشَارَ إِلَيْهِ بِشَيْءٍ كَانَ عِنْدَهُ وَكَبَّرَ تَابَعَهُ إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan thawaf di Ka'bah Baitullah diatas untanya dan setiap kali Beliau melewati Ar Rukun (Al Hajar Al Aswad) Beliau memberi isyarat kepadanya dengan sesuatu yang ada pada Beliau lalu bertakbir.Hadits ini juga diikuti oleh [Ibrahim bin Thahran] dari [Khalid Al Hadzdza'].
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan melakukan ibadah thawaf dengan menaiki kendaraan atau alat bantu lainnya.
- Dianjurkan untuk sekadar memberi isyarat dari kejauhan apabila tidak memungkinkan menyentuh Hajar Aswad secara langsung.
- Disyariatkan untuk membaca takbir setiap kali posisi kita sejajar atau melewati Hajar Aswad pada setiap putaran thawaf.
