Shahih Bukhari Hadits 1526 - Solusi Thawaf Bagi yang Sedang Lemah atau Sakit
Keringanan dan Perlindungan Bagi Orang Sakit Saat Thawaf
Shahih Bukhari : 1526
Shahih BukhariNomor Hadis 1526
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ زَيْنَبَ ابْنَةِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ شَكَوْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنِّي أَشْتَكِي فَقَالَ طُوفِي مِنْ وَرَاءِ النَّاسِ وَأَنْتِ رَاكِبَةٌ فَطُفْتُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِلَى جَنْبِ الْبَيْتِ وَهُوَ يَقْرَأُ بِالطُّورِ وَكِتَابٍ مَسْطُورٍ
Ummu Salamah Diriwayatkan dari:
Aku mengadu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa kondisiku sedang lemah, maka Beliau berkata: "Thawaflah dari belakang orang banyak dengan mengendarai tunggangan." Maka aku thawaf sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam saat itu shalat disisi Ka'bah Baitullah dan Beliau membaca {ATH THUUR WA KITAABIM MASTUUR} (Ath Thur).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seseorang yang menderita sakit berhak mendapatkan keringanan berupa thawaf dengan menggunakan kendaraan atau didorong orang lain.
- Menjauh dari kerumunan atau mengambil jalur terluar saat thawaf adalah langkah yang tepat bagi orang lansia atau sakit demi keselamatan.
- Saling mendukung dalam keluarga untuk kelancaran ibadah, sebagaimana Nabi mengarahkan istrinya yang sedang lemah.
