Shahih Bukhari Hadits 1644 - Alasan Singgah di Al Abtah
Kemudahan Perjalanan Sebagai Alasan Singgah di Al Abthah
Shahih Bukhari : 1644
Shahih BukhariNomor Hadis 1644
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ إِنَّمَا كَانَ مَنْزِلٌ يَنْزِلُهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَكُونَ أَسْمَحَ لِخُرُوجِهِ يَعْنِي بِالْأَبْطَحِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Sesungguhnya tempat yang dipergunakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk singgah adalah yang paling mudah untuk jalan keluarnya (pulangnya), yakni di Al Abthah (Al Bathha').
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad sangat memperhatikan aspek kenyamanan dan kemudahan dalam urusan perjalanan fisik.
- Tidak semua pilihan tempat yang disinggahi Nabi memiliki nilai hukum rukun haji yang wajib diikuti.
- Islam mendukung tindakan-tindakan praktis yang memudahkan urusan manusia.
