Shahih Bukhari Hadits 1785 - Fungsi Dua Adzan Waktu Subuh di Zaman Nabi
Menjadikan Adzan Ibnu Ummi Maktum Sebagai Tanda Imsak
Shahih Bukhari : 1785
Shahih BukhariNomor Hadis 1785
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ عَنْ أَبِي أُسَامَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَالْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ بِلَالًا كَانَ يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَإِنَّهُ لَا يُؤَذِّنُ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ قَالَ الْقَاسِمُ وَلَمْ يَكُنْ بَيْنَ أَذَانِهِمَا إِلَّا أَنْ يَرْقَى ذَا وَيَنْزِلَ ذَا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Bilal biasa melakukan adzan (pertama) di malam hari, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Makan dan minumlah kalian hingga Ibnu Ummi Maktum melakukan adzan, karena dia tidak melakukan adzan kecuali sudah terbit fajar".Al Qasim berkata: "Jarak antara adzan keduanya itu tidaklah lama melainkan bila yang satunya naik maka yang satunya lagi turun (maksudnya naik ke dan turun dari menara)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pada kebiasaan di periode Nabi, panggilan azan Subuh ditangani oleh dua orang di dua titik waktu yang berbeda.
- Azan pertama yang dilakukan Bilal berfungsi memberi sinyal peringatan bangun malam tapi bukan tanda dimulainya puasa.
- Pemberhentian segala aktivitas makan sahur (imsak) mutlak bergantung pada tibanya fajar sesuai yang diawasi oleh azan kedua.
- Selama terdengar azan malam pertama, tidak perlu panik bagi siapa pun yang belum menyelesaikan hidangan sahurnya.
