Shahih Bukhari Hadits 1786 - Bersegera Shalat Jamaah Sesudah Selesai Sahur
Kejar Semangat Shalat Subuh Setelah Makan Sahur
Shahih Bukhari : 1786
Shahih BukhariNomor Hadis 1786
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنْتُ أَتَسَحَّرُ فِي أَهْلِي ثُمَّ تَكُونُ سُرْعَتِي أَنْ أُدْرِكَ السُّجُودَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Sahal bin Sa'ad Diriwayatkan dari:
Aku makan sahur bersama keluargaku kemudian aku bercepat-cepat agar mendapatkan sujud (shalat) bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam disunnahkan untuk berburu berkah lewat memakan hidangan sahur berjamaah bersama dengan lingkaran keluarganya.
- Sahabat rela mengambil waktu yang sangat terdesak dan mepet dengan azan agar waktu sahurnya membuahkan ganjaran paling utuh.
- Kepadatan aktivitas mengurus urusan perut tidak bisa dijadikan alasan untuk merelakan hilangnya keutamaan shalat jamaah Subuh.
- Sikap bergegas dan cekatan merupakan kebiasaan produktif sahabat selepas sahur dalam menyongsong aktivitas spiritual ke masjid.
