Shahih Bukhari Hadits 1861 - Hukum Puasa Asyura
Hukum Puasa Asyura di Bulan Muharram Berdasarkan Hadits Sahih
Shahih Bukhari : 1861
Shahih BukhariNomor Hadis 1861
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ إِنْ شَاءَ صَامَ
Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim] dari ['Umar bin Muhammad] dari [Salim] dari bapaknya radliyallahu 'anhu berkata:Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata tentang hari 'Asyura', bila Beliau menghendaki Beliau akan berpuasa.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Puasa pada hari Asyura (10 Muharram) hukumnya adalah sunnah, bukan kewajiban.
- Nabi memberikan kebebasan penuh bagi umatnya untuk memilih berpuasa Asyura atau tidak.
- Ibadah sunnah hendaknya dilakukan dengan rasa ikhlas tanpa merasa terbebani oleh aturan.
