Shahih Bukhari Hadits 1923 - Sedekah Istri
Pahala Sedekah Istri dari Harta Keluarga
Shahih Bukhari : 1923
Shahih BukhariNomor Hadis 1923
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَنْفَقَتْ الْمَرْأَةُ مِنْ طَعَامِ بَيْتِهَا غَيْرَ مُفْسِدَةٍ كَانَ لَهَا أَجْرُهَا بِمَا أَنْفَقَتْ وَلِزَوْجِهَا بِمَا كَسَبَ وَلِلْخَازِنِ مِثْلُ ذَلِكَ لَا يَنْقُصُ بَعْضُهُمْ أَجْرَ بَعْضٍ شَيْئًا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Jika seorang isteri menginfaqkan (bershadaqah) makanan keluarganya yang tujuannya bukan mencari kerusakan maka baginya pahala dari apa yang diinfaqkan itu dan begitu juga pahala bagi suaminya dari harta hasil usahanya itu. Dan begitu juga seorang penjaga gudang akan mendapatkan pahala tanpa dikurangi sedikitpun pahala masing-masingnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang istri dianjurkan untuk bersedekah dari kelebihan makanan atau harta yang ada di rumah sakit asal tidak berlebihan.
- Suami yang bekerja keras mencari nafkah secara tidak langsung mengumpulkan ladang pahala saat keluarganya bersedekah.
- Bekerja sama dalam kebaikan, termasuk menjadi perantara sedekah, akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda bagi semua yang terlibat.
