Shahih Bukhari Hadits 1968 - Berkah Kejujuran Berdagang
Dampak Jujur dan Curang Terhadap Keberkahan Jual Beli
Shahih Bukhari : 1968
Shahih BukhariNomor Hadis 1968
حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ قَتَادَةُ أَخْبَرَنِي عَنْ صَالِحٍ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَ سَمِعْتُ حَكِيمَ بْنَ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
Hakim bin Hizam Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Dua orang yang melakukan jual beli boleh melakukan khiyar (pilihan untuk melangsungkan atau membatalkan jual beli) selama keduanya belum berpisah." Atau sabda Beliau: "hingga keduanya berpisah. Jika keduanya jujur dan menampakkan cacat dagangannya maka keduanya diberkahi dalam jual belinya dan bila menyembunyikan cacatnya dan berdusta maka akan dimusnahkan keberkahan jual belinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kunci utama untuk mengundang datangnya rezeki yang penuh berkah dalam berbisnis adalah mengedepankan sikap jujur dan keterbukaan.
- Sengaja menyembunyikan cacat atau kerusakan barang dengan niat menipu orang lain akan membuat hasil dagangan menjadi tidak berkah.
- Memiliki harta benda yang melimpah ruah tidak akan ada manfaatnya sama sekali apabila Allah telah mencabut keberkahan dari harta tersebut.
- Menyampaikan kelemahan barang dagangan tidak akan membuat seseorang miskin, melainkan justru menjadi jalan pembuka pintu rezeki yang halal.
