Shahih Bukhari Hadits 2094 - Syarat Sah Jual Beli As-Salaf pada Buah
Aturan Takaran dan Batas Waktu dalam Jual Beli As-Salaf
Shahih Bukhari : 2094
Shahih BukhariNomor Hadis 2094
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَثِيرٍ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَهُمْ يُسْلِفُونَ فِي الثِّمَارِ السَّنَتَيْنِ وَالثَّلَاثَ فَقَالَ أَسْلِفُوا فِي الثِّمَارِ فِي كَيْلٍ مَعْلُومٍ إِلَى أَجَلٍ مَعْلُومٍ وَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي نَجِيحٍ وَقَالَ فِي كَيْلٍ مَعْلُومٍ وَوَزْنٍ مَعْلُومٍ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah orang-orang mempraktekkan jual beli buah-buahan dengan sistem salaf, yaitu membayar dimuka dan diterima barangnya setelah kurun waktu dua atau tiga tahun. Maka Beliau bersabda: "Lakukanlah jual beli salaf pada buah-buahan dengan takaran sampai waktu yang diketahui (pasti)."Dan berkata ['Abdullah bin Al Walid] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Najih] dan berkata: "Dengan takaran dan timbangan yang diketahui (pasti)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan membayar barang di muka sebelum barangnya ada (sistem pesanan) dengan syarat yang ketat.
- Barang pesanan wajib memiliki kejelasan dari sisi takaran dan timbangan agar tidak terjadi perselisihan di kemudian hari.
- Tenggat waktu penyerahan barang harus ditentukan secara jelas dan diketahui oleh kedua belah pihak.
