Shahih Bukhari Hadits 2298 - Nabi Menghancurkan Berhala di Sekitar Ka'bah
Kisah Penaklukan Makkah dan Hancurnya Tiga Ratus Enam Puluh Berhala
Shahih Bukhari : 2298
Shahih BukhariNomor Hadis 2298
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ وَحَوْلَ الْكَعْبَةِ ثَلَاثُ مِائَةٍ وَسِتُّونَ نُصُبًا فَجَعَلَ يَطْعُنُهَا بِعُودٍ فِي يَدِهِ وَجَعَلَ يَقُولُ { جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ } الْآيَةَ
Abdullah bin Mas'ud Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam masuk ke Ka'bah yang ketika itu berisi tiga ratus enam puluh patung, lalu Beliau menusuk dan menghancurkannya dengan menggunakan tongkat yang ada di tangan Beliau seraya berkata: "{JAA-AL HAQQU WAZAHAQAL BAATIL} (Telah datang kebenaran dan sirnalah kebathilan)" (Al Isra': 81).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak boleh ada simbol kemusyrikan dan berhala yang dibiarkan berdiri di sekitar Ka'bah yang disucikan.
- Kebenaran ajaran tauhid pasti akan menghancurkan kebatilan dan kebohongan kesyirikan.
- Nabi Muhammad langsung turun tangan menyingkirkan kesyirikan sebagai bentuk ketegasan dalam menegakkan ajaran Islam.
