Shahih Bukhari Hadits 2299 - Hukum Gambar pada Kain Tabir dan Bantal
Hukum Memasang Kain Bergambar di Dalam Rumah Menurut Aisyah
Shahih Bukhari : 2299
Shahih BukhariNomor Hadis 2299
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا كَانَتْ اتَّخَذَتْ عَلَى سَهْوَةٍ لَهَا سِتْرًا فِيهِ تَمَاثِيلُ فَهَتَكَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاتَّخَذَتْ مِنْهُ نُمْرُقَتَيْنِ فَكَانَتَا فِي الْبَيْتِ يَجْلِسُ عَلَيْهِمَا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Dia tanpa sengaja memiliki tabir yang padanya ada gambar. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam merobeknya. Kemudian dia ('Aisyah) mengambil dan membuatnya menjadi dua bantal yang dipakai dirumah sebagai alas duduk Beliau.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam melarang umatnya untuk memajang lukisan atau tabir bergambar makhluk bernyawa secara utuh di dinding rumah.
- Kain bergambar yang dilarang dipajang boleh dimodifikasi potongannya dan dijadikan barang fungsional yang derajatnya rendah, seperti bantal untuk diinjak atau diduduki.
- Nabi Muhammad membolehkan penggunaan barang bergambar apabila benda tersebut sudah tidak dimuliakan lagi.
