Shahih Bukhari Hadits 2355 - Aturan Tawanan dari Suku Al Mushthaliq
Catatan Sejarah Penaklukan Suku Bani Al Mushthaliq
Shahih Bukhari : 2355
Shahih BukhariNomor Hadis 2355
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ شَقِيقٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ قَالَ كَتَبْتُ إِلَى نَافِعٍ فَكَتَبَ إِلَيَّ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَغَارَ عَلَى بَنِي الْمُصْطَلِقِ وَهُمْ غَارُّونَ وَأَنْعَامُهُمْ تُسْقَى عَلَى الْمَاءِ فَقَتَلَ مُقَاتِلَتَهُمْ وَسَبَى ذَرَارِيَّهُمْ وَأَصَابَ يَوْمَئِذٍ جُوَيْرِيَةَ حَدَّثَنِي بِهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ وَكَانَ فِي ذَلِكَ الْجَيْشِ
Ibnu 'Aun Diriwayatkan dari:
Aku menulis surat kepada [Nafi'] lalu dia membalasnya dan berkata: "Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menyerang suku Bani Al Mushthaliq saat mereka sedang lalai sedangkan ternak-ternak mereka sedang minum air lalu Beliau membunuh prajurit suku tersebut dan menawan anak keturunan mereka dan pada saat itu Beliau mendapatkan Juwairiyah (sebagai tawanan)." 'Abdullah bin 'Umar menceritakan kepadaku tentang riwayat ini dan saat itu dia termasuk salah seorang dari pasukan tersebut.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Penggunaan taktik dan elemen kejutan dalam medan pertempuran diizinkan jika tujuannya mencegah timbulnya korban meluas.
- Menawan anggota klan dari pihak lawan seringkali berakhir pada proses asimilasi yang damai dan positif seperti pembebasan masal.
- Kesaksian langsung dari sosok pelaku sejarah mengukuhkan kemurnian peristiwa peperangan awal tanpa ada yang ditutupi.
- Kemenangan umat Islam tidak sekadar menundukkan fisik namun juga bisa merangkul hati penduduknya.
