Shahih Bukhari Hadits 2429 - Menjauhi Sifat Buruk dalam Memberi
Mengapa Meminta Kembali Hadiah Itu Sangat Dilarang?
Shahih Bukhari : 2429
Shahih BukhariNomor Hadis 2429
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ لَنَا مَثَلُ السَّوْءِ الَّذِي يَعُودُ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَرْجِعُ فِي قَيْئِهِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Tidak patut bagi kita (orang beriman) sengaja membuat perumpamaan yang buruk. Orang yang meminta kembali apa yang telah dihibahkannya bagaikan anjing yang menelan kembali apa yang dimuntahkannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Orang mukmin tidak boleh memberikan contoh perilaku buruk di tengah masyarakat.
- Menarik kembali hibah disamakan dengan perilaku hewan kotor yang menjilat muntahannya sendiri.
- Kita harus benar-benar yakin dan ikhlas sebelum memutuskan untuk memberikan harta kepada orang lain.
