Shahih Bukhari Hadits 2911 - Menunaikan Nazar Kebaikan
Menunaikan Nazar Masa Silam dan Teladan Membebaskan Tawanan
Shahih Bukhari : 2911
Shahih BukhariNomor Hadis 2911
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ كَانَ عَلَيَّ اعْتِكَافُ يَوْمٍ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَأَمَرَهُ أَنْ يَفِيَ بِهِ قَالَ وَأَصَابَ عُمَرُ جَارِيَتَيْنِ مِنْ سَبْيِ حُنَيْنٍ فَوَضَعَهُمَا فِي بَعْضِ بُيُوتِ مَكَّةَ قَالَ فَمَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سَبْيِ حُنَيْنٍ فَجَعَلُوا يَسْعَوْنَ فِي السِّكَكِ فَقَالَ عُمَرُ يَا عَبْدَ اللَّهِ انْظُرْ مَا هَذَا فَقَالَ مَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى السَّبْيِ قَالَ اذْهَبْ فَأَرْسِلْ الْجَارِيَتَيْنِ قَالَ نَافِعٌ وَلَمْ يَعْتَمِرْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْجِعْرَانَةِ وَلَوْ اعْتَمَرَ لَمْ يَخْفَ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ وَزَادَ جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مِنْ الْخُمُسِ وَرَوَاهُ مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ فِي النَّذْرِ وَلَمْ يَقُلْ يَوْمٍ
Umar bin Al Khaththab Diriwayatkan dari:
Wahai Rasulullah, aku pernah bernadzar untuk beri'tikaf satu hari di masa jahilliyah". Maka Beliau memerintahkan aku untuk melaksanakannya. Perawi (Nafi') berkata: "'Umar pernah mendapatkan dua budak perempuan dari tawanan perang Hunain lalu dia menitipkannya pada suatu rumah di Makkah".Perawi berkata: "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membebaskan para tawanan perang Hunain hingga mereka bebas berjalan di lorong-lorong kota Makkah. 'Umar berkata: "Wahai 'Abdullah, lihatlah apa yang terjadi?" 'Abdullah bin 'Umar berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah membebaskan para tawanan". Maka 'Umar berkata: "Pergi dan bebaskanlah dua budak perempuan itu".Nafi' berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak ber'umrah dari Ji'ranah, dan seandainya Beliau ber'umrah tentu akan diketahui oleh 'Abdullah (bin 'Umar)."Dan [Jarir bin Hazim] menambahkan dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari Ibnu 'Umar berkata: "(Dua budak itu) sebagai jatah khumus (seperlima ghanimah)."Dan diriwayatkan oleh [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari Ibnu 'Umar: "(Aku punya) nadzar" dan dia tidak mengatakan "satu hari".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nazar yang sifatnya ketaatan dan ibadah wajib dipenuhi meskipun diucapkan saat belum mengenal Islam sepenuhnya.
- Kepatuhan total para sahabat dalam meneladani gerak-gerik kebaikan Nabi tanpa berat hati melepas asetnya.
- Tingginya nilai kemanusiaan dalam Islam dengan memberikan kelonggaran untuk membebaskan budak tawanan secara massal.
