Shahih Bukhari Hadits 2920 - Logistik Makanan di Medan Perang

Mengambil Makanan Musuh Saat Bertempur Tanpa Tunggu Dibagi

Shahih BukhariNomor Hadis 2920

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنَّا مُحَاصِرِينَ قَصْرَ خَيْبَرَ فَرَمَى إِنْسَانٌ بِجِرَابٍ فِيهِ شَحْمٌ فَنَزَوْتُ لِآخُذَهُ فَالْتَفَتُّ فَإِذَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَحْيَيْتُ مِنْهُ

Abdullah bin Mughaffal Diriwayatkan dari:

Ketika kami sedang mengepung benteng Khaibar, ada seseorang yang melempar wadah kulit berisi lemak maka aku melompat untuk mengambilnya. Lalu aku melirik ternyata ada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sehingga aku merasa malu kepada Beliau.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Fiqih peperangan mengizinkan prajurit memakan bekal atau makanan musuh sekadarnya untuk bertahan hidup di lapangan.
  • Makanan ringan di kancah perang tidak perlu melalui rumitnya proses pengumpulan harta rampasan umum.
  • Budaya malu para sahabat (haya') yang sangat kental apabila tingkah laku kecil mereka terekam oleh pandangan Rasulullah.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami