Sunan Ibnu Majah Hadits 1622 - Sikap Sahabat Terhadap Istri di Masa Nabi

Hadits Sunan Ibnu Majah: Kehati-hatian Sahabat Bersama Istri Saat Wahyu Masih Turun

Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1622

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ كُنَّا نَتَّقِي الْكَلَامَ وَالِانْبِسَاطَ إِلَى نِسَائِنَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَخَافَةَ أَنْ يُنْزَلَ فِينَا الْقُرْآنُ فَلَمَّا مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَكَلَّمْنَا

Ibnu Umar Diriwayatkan dari:

Kami sangat berhati-hati untuk berbicara dan bersenang-senang bersama isteri kami di masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka kami berani untuk melakukannya ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meninggal.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Para sahabat memiliki rasa takut yang sangat besar terhadap turunnya wahyu Al-Qur'an yang menegur perilaku mereka.
  • Selama masa hidup Nabi, kehidupan rumah tangga para sahabat dijalani dengan penuh kehati-hatian demi menjaga ketakwaan.
  • Perubahan sikap sahabat setelah wafatnya Nabi terjadi karena mereka tahu wahyu berupa teguran langsung dari langit telah selesai.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami