Sunan an-Nasai Hadits 1207 - Tata Cara Sujud Sahwi Tasyahud Awal
Mengganti Lupa Tasyahud Awal dengan Sujud Sahwi
Sunan an-Nasai : 1207
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1207
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ابْنِ بُحَيْنَةَ قَالَ صَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ فَلَمْ يَجْلِسْ فَقَامَ النَّاسُ مَعَهُ فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ وَنَظَرْنَا تَسْلِيمَهُ كَبَّرَ فَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ قَبْلَ التَّسْلِيمِ ثُمَّ سَلَّمَ
Abdullah bin Buhainah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam shalat dua rakaat mengimami kami, lalu beliau berdiri dan tidak duduk (tasyahud), maka orang-orang ikut berdiri bersamanya. Setelah menyelesaikan shalatnya dan kami menunggu salamnya, beliau langsung takbir dan sujud dua kali dalam keadaan duduk sebelum salam, kemudian beliau salam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jika imam kelupaan tasyahud awal dan sudah telanjur berdiri lurus, ia tidak perlu membatalkannya untuk kembali duduk.
- Posisi makmum wajib selalu mengikuti setiap perubahan gerak imam, meskipun imam tidak sengaja melewatkan satu sunnah ab'ad.
- Syariat sujud sahwi dikerjakan sebanyak dua kali untuk menambal ketidaksempurnaan bacaan atau gerakan shalat yang hilang.
