Sunan an-Nasai Hadits 122 - Tata Cara Wudhu dan Mengusap Sepatu
Panduan Wudhu dan Mengusap Khuf dari Rasulullah
Sunan an-Nasai : 122
Sunan an-NasaiNomor Hadis 122
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عِيسَى عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَاجَتِهِ فَلَمَّا رَجَعَ تَلَقَّيْتُهُ بِإِدَاوَةٍ فَصَبَبْتُ عَلَيْهِ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثُمَّ ذَهَبَ لِيَغْسِلَ ذِرَاعَيْهِ فَضَاقَتْ بِهِ الْجُبَّةُ فَأَخْرَجَهُمَا مِنْ أَسْفَلِ الْجُبَّةِ فَغَسَلَهُمَا وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ ثُمَّ صَلَّى بِنَا
Al Mughirah bin Syu'bah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar untuk buang hajat, dan setelah kembali aku menjumpai beliau, dan aku sedang membawa ember, maka aku menuangkan air tersebut untuk beliau. Beliau lalu membasuh kedua tangannya, membasuh mukanya, kemudian membasuh kedua lengannya namun jubbahnya terlalu sempit, maka beliau keluarkan lengannya dari bawah jubbah, lantas beliau basuh keduanya, dan mengusap kedua sepatunya, setelah itu beliau mengerjakan shalat bersama kami.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan meminta bantuan orang lain untuk menuangkan air saat berwudhu.
- Mengusap sepatu (khuf) adalah bagian dari syariat wudhu yang sah dan dibenarkan oleh Nabi.
- Kesulitan saat memakai pakaian sempit tidak menghalangi kewajiban membasuh anggota wudhu dengan sempurna.
